Sekilas curhatan pengalaman perjalanan saya menuju gunung bromo, salah satu gunung aktif yang berada di provinsi jawa timur.
Gunung yang satu ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat jawa timur ataupun diluar jawa timur karna fenomena alam yang sangat menakjubkan.
Perjalanan saya dimulai dari kota sidoarjo, untuk rute yang saya tempuh adalah melalui jalur tongas (yang saya tahu cuman jalur ini), jarak tempuh dari kota sidoarjo menuju ke tongas ada ±70 KM dengan waktu tempuh antara 1,5 - 2 jam saja (tergantung banyaknya istrhat dijalan atau enggak), jalur menuju tongas bukanlah jalur langganan macet jd jangan khawatir terlambat dalam perjalanan karna macet.
Untuk jarak tempuh dari tongas menuju lokasi wisata sendiri ±90 KM dengan waktu tempuh sekitar 2 - 3 jam, kondisi jalan dari sidoarjo - bangil (pasuruan) saja yang perlu di waspadai karena adanya jalan yang bergelombang, tapi setelah melewati kawasan bangil (pasuruan) jalanan akan terasa mulus mskipun gak semulus paha luna maya.
Jangan takut tersesat, karna selama perjalanan bisa di bantu oleh GPS, kalau yang gak ada GPS bisa mengandalkan plakat penunjuk arah yang sudah disediakan.
Setelah melewati daerah nguling/rumah makan nguling kurangilah kecepatan, karena 2 - 3 KM lagi adalah pintu masuk menuju lokasi wisata gunung semeru, plakat menuju lokasi wisata berada pada sisi kiri jalan.
Perjalanan dengan jalur menanjak akan dimulai saat anda memasuki daerah tongas, dengan jalan beraspal yang dikelililngi pemukiman warga, lama kelamaan udara dan pemandangan akan berubah seiring sudah semakin dekatnya ke lokasi.
Tips yang paling penting, isilah bahan bakar kendaraan anda dengan cukup karna disepanjang perjalanan tidak akan ditemui penjual bensin eceran, anda baru bisa menemui SPBU setelah ± 50 KM menempuh perjalanan. Bawalah baju hangat apabila anda alergi terhadap udara dingin.
Ada 2 pos penjagaan/pos tiket masuk menuju lokasi wisata, untuk biasa di pos kisaran 35.000 untuk 1 orangnya, sedangkan di pos kedua akan dikenai biaya kisaran 50.000 lebih (pastinya saya lupa).
Total biaya yang saya habiskan selama perjalanan :
- BBM Premium 70.000 PP (yamaha byson dengan bobot penumpang 150-200KG)
- Konsumsi u/ 2 orang 150.000 (saya lebih banyak nyemil di jalan)
- Tiket masuk 150.000 - 200.000 u/ 2 orang.
- ojek gunung pasir 50.000 PP (dari pos tiket sampai ke kawah)
Jadi total semuanya 470.000 u/ 2 orang, saya pakai ojek karna pengalaman saya yang belum pernah melewati ekstrimnya jalanan padang pasir yang sangat susah, karena mengendarai motor dengan boncengan sangatlah susah, jadi fungsi utama ojek adalah menunjukkan jalan mana saja yg bisa dilewati kendaraan R2 dan membonceng pasangan saya.
Apabila anda menggunakan kendaraan matic, waspadalah terhadap jalanan dipadang pasir yang sangat tebal akan pasir, jangan sampai anda terjebak ditengah padang pasir.
Untuk anda pengguna motor laki, kalau sudah memasuki areal padang pasir, pakailah gigi 1 dan 2 saja, dalam kondisi apapun jangan pakai kopling saat melewati padang pasir ini (cukup saat pindah gigi saja baru di pakai), karena semakin anda banyak menekan kopling, maka semakin cepat pula kampas kopling habis. Kalau anda sudah terjebak di tengah padang pasir dan tidak bisa keluar, maka siap-siaplah untuk merogoh kocek hingga 300rb untuk mengeluarkan kendaraan anda dari padang pasir.
Sekian dulu pengalaman perjalanan saya menuju gunung bromo. Nantikan perjalanan saya selanjutnya, maaf kalau artikelnya masih belepotan.
Salam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar